Position Overview
Medical Technician Supervisor bertanggung jawab dalam merencanakan, mengoordinasikan, dan mengawasi pengelolaan peralatan medis rumah sakit untuk memastikan seluruh peralatan tersedia, aman, andal, dan siap digunakan dalam mendukung pelayanan pasien. Posisi ini menerjemahkan standar dan kebutuhan operasional ke dalam rencana pemeliharaan peralatan medis, mengoordinasikan pemeliharaan preventif dan korektif, kalibrasi, pengujian, serta penanganan gangguan teknis. Posisi ini juga memantau kinerja dan kondisi peralatan, mengoordinasikan vendor, memastikan dokumentasi teknis dan kepatuhan terhadap standar yang berlaku, serta memimpin tim Medical Technician dalam mendukung kesinambungan dan keselamatan pelayanan rumah sakit.
Key Outcomes
- Peralatan medis tersedia dalam kondisi aman, berfungsi, andal, dan siap digunakan untuk mendukung pelayanan pasien.
- Program pemeliharaan preventif, korektif, pengujian, dan kalibrasi peralatan medis terlaksana sesuai jadwal dan standar yang ditetapkan.
- Gangguan dan kerusakan peralatan medis ditangani secara tepat waktu untuk meminimalkan downtime dan dampak terhadap pelayanan.
- Kondisi, utilisasi, riwayat pemeliharaan, dan kinerja peralatan medis dipantau secara akurat sebagai dasar pengambilan keputusan.
- Risiko teknis dan keselamatan terkait penggunaan peralatan medis diidentifikasi, dieskalasikan, dan ditindaklanjuti secara tepat.
- Kinerja vendor dan penyedia layanan teknis dikelola secara efektif sesuai kebutuhan dan standar pelayanan.
- Kinerja unit dan tim Medical Technician dipantau serta ditingkatkan secara berkelanjutan.
Primary Duties and Responsibilities
A. Medical Equipment Management & Maintenance
- Menyusun rencana kerja pemeliharaan peralatan medis berdasarkan kebutuhan pelayanan, tingkat kritikalitas peralatan, rekomendasi produsen, dan standar yang berlaku.
- Mengoordinasikan dan mengawasi pelaksanaan preventive dan corrective maintenance peralatan medis.
- Menentukan prioritas penanganan kerusakan berdasarkan tingkat kritikalitas, risiko keselamatan, dan dampaknya terhadap pelayanan pasien.
- Memastikan pengujian, kalibrasi, dan kegiatan teknis lainnya dilaksanakan sesuai jadwal dan persyaratan yang berlaku.
- Mengoordinasikan penanganan kerusakan dan gangguan peralatan medis untuk meminimalkan downtime.
- Memastikan peralatan yang tidak aman atau tidak layak digunakan diidentifikasi, diberi status yang sesuai, dan ditindaklanjuti sebelum digunakan kembali.
B. Equipment Lifecycle, Safety & Compliance
- Memantau kondisi, riwayat pemeliharaan, status kalibrasi, dan kinerja peralatan medis sepanjang siklus penggunaannya.
- Mendukung proses penerimaan, instalasi, pengujian, commissioning, dan serah terima peralatan medis baru.
- Memastikan inventaris dan dokumentasi teknis peralatan medis dikelola secara akurat dan terkini.
- Mengidentifikasi peralatan dengan tingkat kerusakan tinggi, usia penggunaan, atau risiko teknis tertentu serta memberikan rekomendasi perbaikan atau penggantian kepada atasan langsung.
- Memastikan pengelolaan peralatan medis memenuhi SOP, standar keselamatan, kebijakan rumah sakit, dan regulasi yang berlaku.
- Mendukung pelaksanaan audit, akreditasi, inspeksi, dan kegiatan kepatuhan yang berkaitan dengan pengelolaan peralatan medis.
C. Performance, Vendor & Continuous Improvement
- Memantau KPI pengelolaan peralatan medis seperti kepatuhan preventive maintenance, kalibrasi, equipment availability, response time, downtime, dan recurring failure.
- Menganalisis data kerusakan dan performa peralatan untuk mengidentifikasi tren, akar permasalahan, dan peluang peningkatan.
- Mengembangkan dan mengimplementasikan tindakan perbaikan untuk meningkatkan keandalan dan ketersediaan peralatan medis.
- Mengoordinasikan pekerjaan vendor, principal, atau penyedia layanan teknis serta memantau kualitas, timeline, dan hasil pekerjaan.
- Memantau pelaksanaan kontrak pemeliharaan, garansi, dan layanan teknis sesuai scope yang telah disepakati.
- Mengoordinasikan kebutuhan spare parts dan material teknis serta memberikan rekomendasi berdasarkan kebutuhan operasional.
- Menyusun laporan kinerja secara berkala serta memberikan rekomendasi berbasis data kepada atasan langsung.
D. Clinical & Cross-functional Collaboration
- Berkolaborasi dengan Medical Services, Nursing, Procurement, IPSRS, IT, K3, Quality, dan unit terkait dalam memastikan kesiapan dan keselamatan peralatan medis.
- Berkoordinasi dengan pengguna peralatan medis untuk mengidentifikasi kebutuhan, gangguan, dan permasalahan teknis.
- Memberikan dukungan dan edukasi teknis terkait penggunaan dasar, keselamatan, dan penanganan awal peralatan medis sesuai kewenangan.
- Mendukung evaluasi teknis dalam proses pengadaan peralatan medis baru sesuai kebutuhan rumah sakit.
- Melakukan eskalasi terhadap risiko, kerusakan kritis, atau permasalahan peralatan yang berpotensi memengaruhi keselamatan dan kesinambungan pelayanan.
E. Kepemimpinan & Pengelolaan Tim
- Memberikan arahan, supervisi, dan dukungan kepada tim Medical Technician dalam pelaksanaan pekerjaan sehari-hari.
- Menetapkan prioritas dan pembagian pekerjaan berdasarkan tingkat kritikalitas peralatan dan kebutuhan pelayanan.
- Memantau kinerja staf serta memastikan pekerjaan teknis dilakukan sesuai standar dan prosedur yang berlaku.
- Mendukung pengembangan kompetensi staf melalui coaching, pelatihan, mentoring, dan umpan balik.
- Membangun budaya kerja yang responsif, disiplin, kolaboratif, berorientasi pada keselamatan, dan berbasis pada keandalan peralatan.
Selection Criteria
Essential
- Minimal Diploma (D3/D4) di bidang Teknologi Elektromedis/Teknik Elektromedik, Teknik Biomedis, atau bidang relevan sesuai persyaratan profesi yang berlaku.
- Memiliki STR aktif sesuai profesi dan ketentuan yang berlaku.
- Minimal 5 tahun pengalaman dalam pengelolaan, pemeliharaan, atau pelayanan teknis peralatan medis, diutamakan dalam lingkungan rumah sakit.
- Minimal 2 tahun pengalaman dalam posisi supervisor, koordinator, atau tanggung jawab kepemimpinan yang
- Memiliki pengalaman dalam preventive dan corrective maintenance, pengujian, serta kalibrasi peralatan medis.relevan.
- Memiliki pengalaman menangani berbagai jenis peralatan medis pada unit berisiko tinggi seperti ICU, Emergency, Operating Theatre, atau area terkait.
- Memiliki pengalaman dalam hospital commissioning atau pembukaan fasilitas pelayanan kesehatan baru, menjadi nilai tambah
- Memiliki kemampuan berbahasa Inggris, baik lisan maupun tulisan, menjadi nilai tambah.