Mengontrol dan memantau pengoperasian mesin produksi serta fasilitas utilitas (utility).
Menentukan, memonitor, dan mengevaluasi pelaksanaan preventive maintenance pada mesin dan peralatan.
Memantau serta memastikan penggunaan listrik (kWh), steam boiler, bahan bakar (fuel), dan konsumsi air sesuai dengan target yang ditetapkan.
Memantau dan memastikan proyek yang dikerjakan oleh vendor berjalan sesuai dengan target, jadwal, dan standar yang telah ditentukan.
Memastikan seluruh forklift berada dalam kondisi aman, siap, dan layak untuk dioperasikan.
Menentukan tingkat persediaan minimum (minimum stock) untuk spare part kritis serta memastikan ketersediaannya guna mendukung kegiatan perawatan dan perbaikan mesin.
Menyusun anggaran pemeliharaan (maintenance budget) dan rencana anggaran biaya untuk proyek-proyek terkait.
Memastikan dan memantau kebersihan area workshop, utility, ruang spare part, ruang maintenance, dan area sekitarnya.
Memastikan seluruh sistem kelistrikan pada mesin produksi dan fasilitas utilitas berada dalam kondisi layak dan aman untuk dioperasikan.
Menyusun dan menyampaikan laporan aktivitas maintenance secara bulanan.
Memberikan laporan dan informasi kepada atasan terkait permasalahan yang berhubungan dengan pelaksanaan pekerjaan.
Menyusun laporan harian terkait penerimaan dan penggunaan material atau sumber daya secara rapi, jelas, dan akurat.
Melaksanakan dan mematuhi standar ISO 22000:2018 serta Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3).
Mematuhi seluruh standar, prosedur, serta ketentuan terkait Lingkungan, Kesehatan, dan Keselamatan Kerja (EHS/Safety).
Job Requirements:
Diploma atau Sarjana (D3/S1) di bidang Teknik Elektro, Teknik Mesin, atau jurusan terkait.
Memiliki pengalaman minimal 2 tahun sebagai Leader atau Supervisor di industri pakan ternak (feedmill) atau perusahaan manufaktur.
Memahami proses pemeliharaan mesin produksi, utilitas, dan sistem kelistrikan industri.
Mampu mengoperasikan Microsoft Office dan Google Sheets.
Memiliki sertifikasi ISO 22000:2018, HACCP, atau GMP menjadi nilai tambah.
Memiliki sertifikasi K3 Listrik menjadi nilai tambah.
Memiliki kemampuan komunikasi, kepemimpinan, dan problem solving yang baik.