Search by job, company or skills

pt daya cipta mandiri solusi

Hybrid Healthcare System Architect & Analyst (On Premise + Cloud)

Save
new job description bg glownew job description bg glow
  • Posted 15 hours ago
  • Be among the first 10 applicants
Early Applicant

Job Description

Requirements

  • Kualifikasi

Wajib

  • Pengalaman 2+ tahun sebagai System Architect, Technical Analyst, atau Site Reliability Engineer (SRE) untuk produk SaaS/on-prem hybrid.
  • Pernah menangani minimal 30+ instansi/deployment yang tersebar (bukan satu aplikasi besar).
  • Mampu menganalisis data performa dan biaya dari observability tools (Prometheus, Grafana, Datadog, atau CloudWatch).
  • Memahami cloud pricing model (AWS/Azure/GCP) secara mendalam: compute savings plan, data transfer cost, storage tiering.
  • Mahir Excel/Google Sheets atau BI tools (Tableau, Metabase, Looker) untuk membuat model biaya.
  • Pengalaman dengan database query (SQL) untuk mengambil data utilisasi dari logging internal.

Diutamakan

  • Latar belakang IT Finance atau Cloud FinOps certification.
  • Pernah melakukan post-mortem analysis untuk sistem kesehatan skala nasional.
  • Familiar dengan cost allocation tags dan showback/chargeback untuk multi-tenant.
  • Pengalaman dengan edge computing atau distributed database (CockroachDB, Yugabyte, atau Cassandra).
  • Output yang Diharapkan (Dalam 3-6 Bulan Pertama)

Bulan Output Utama

1 Laporan post-deployment review dari 66 RS: top 5 masalah, variasi biaya antar RS, dan rekomendasi quick wins.

2 Model biaya per RS dan simulasi untuk group 5, 10, 20 RS (termasuk grafik break-even).

3 Playbook improvement untuk 3 masalah prioritas tertinggi (misal: reduksi biaya sync cloud 40%).

4-6 Implementasi dashboard cost & performa per RS/group + pilot untuk 2 rumah sakit group pertama.

  • Indikator Keberhasilan (KPI)
  • Penurunan biaya cloud rata-rata per RS sebesar 20% dalam 6 bulan (setelah rekomendasi diimplementasikan).
  • Peningkatan uptime sync hybrid dari baseline ke 99.5%.
  • Akurasi model cost effectiveness (prediksi vs aktual untuk group baru) dengan error
  • Adopsi rekomendasi oleh tim engineering & product minimal 80% dalam 3 bulan setelah disetujui.
  • Kepuasan klien group (NPS meningkat 15 poin karena transparansi biaya).
  • Tools yang Akan Digunakan

  • Kategori Tools

    Observability Prometheus, Grafana, Loki, CloudWatch, Azure Monitor

    Cost Analysis CloudHealth, Vantage, atau custom script + BigQuery

    Data Analysis SQL (PostgreSQL/BigQuery), Python (Pandas), Metabase

    Documentation Miro (arsitektur), Notion (rekomendasi), Google Slides (presentasi ke klien group)

    Version Control Git (untuk infrastruktur as code dan script analisis)

    Responsibilities

    • Tanggung Jawab Utama
    • Analisis post-deployment dari rumah sakit group
    • Mengumpulkan dan menganalisis data performa aktual dari implementasi group RS: latency sync hybrid, uptime, error rate, utilisasi resource on-prem (CPU/RAM/storage), konsumsi bandwidth, dan biaya cloud per RS.
    • Mengidentifikasi pola kegagalan umum (misal: sync gagal karena koneksi RS tidak stabil, database lock pada jam sibuk, konflik data).
    • Membuat heatmap masalah berdasarkan tipe RS (tipe A, B, C, D) dan lokasi (kota besar vs kabupaten).
    • Rekomendasi Improvement Sistem
    • Menyusun prioritas perbaikan berdasarkan dampak ke rumah sakit (misal: modul billing lambat, backup gagal, integrasi SATUSEHAT sering timeout).
    • Memberikan rekomendasi konkret:
    • Arsitektur: Perubahan pola sinkronasi (dari batch ke CDC real-time), redisain queue mechanism, atau penambahan edge node di RS.
    • Konfigurasi: Optimalisasi parameter DB, connection pooling, kompresi data.
    • Proses: Standarisasi instalasi on-prem untuk RS baru.
    • Membuat playbook upgrade untuk 66 RS secara bertahap tanpa downtime panjang.
    • Cost Effectiveness untuk Rumah Sakit Group
    • Membangun model biaya per RS dan per RS group dengan mempertimbangkan:
    • On-prem cost: Server, storage, listrik, IT lokal RS (jika ada).
    • Cloud cost: Compute, storage, data transfer (sync inbound/outbound), API calls ke BPJS/Kemenkes.
    • Support cost: Remote troubleshooting, on-site visit, training.
    • Menghitung ekonomi skala untuk group:
    • Jika satu group (misal 10 RS) menggunakan shared cloud environment (satu tenant cloud untuk semua RS) vs isolated per RS.
    • Berapa penghematan dari shared gateway integrasi (satu koneksi ke SATUSEHAT untuk 10 RS).
    • Analisis break-even point: kapan jumlah RS dalam group membuat shared infrastructure lebih murah daripada terpisah.
    • Memberikan rekomendasi pricing model untuk klien group: apakah subscription flat, per transaksi, atau hybrid.
    • Continuous Improvement Framework
    • Menyusun dashboard monitoring cost & performa per RS dan per group (menggunakan data dari observability tools).
    • Membuat alert system ketika biaya cloud suatu RS melebihi ambang batas normal (misal +30% dari rata-rata RS sejenis).
    • Melakukan review bulanan dengan tim product & finance untuk mengevaluasi rekomendasi yang telah diimplementasikan.
    • Dukungan untuk Deployment Group Baru
    • Saat ada rumah sakit group baru (misal 5 RS sekaligus), Anda menghitung optimal architecture:
    • Apakah lebih murah pakai on-prem di setiap RS + cloud terpusat atau thin client + cloud full (tergantung koneksi internet RS di group tersebut).
    • Menyusun TCO (Total Cost of Ownership) untuk 3 tahun ke depan sebagai bahan negosiasi dengan manajemen group.

    More Info

    Job Type:
    Industry:
    Function:
    Employment Type:

    Job ID: 148244525