Melakukan TNA (Training Need Analysis) secara berkala terhadap seluruh operator, memetakan gap kompetensi, dan menetapkan prioritas pengembangan berdasarkan data performa dan insiden lapangan.
Mengembangkan modul pelatihan (on-boarding, on-the-job, refresher) yang mencakup K3, SOP operasional kendaraan, budaya kerja 5R, dan nilai perusahaan dalam format yang sesuai dengan profil operator lapangan.
Memantau KPI produktivitas operator secara rutin (kehadiran, output trip, kepatuhan SOP, rekam jejak insiden), menganalisis tren, dan mengusulkan tindakan perbaikan kepada manajemen operasional.
Melaksanakan sesi coaching individual maupun kelompok terhadap operator yang membutuhkan pendampingan, berkoordinasi dengan supervisor lapangan untuk memastikan penerapan hasil pelatihan di lapangan.
Berkolaborasi dengan tim HC dan operasional dalam merancang skema reward berbasis performa yang mendorong motivasi dan retensi operator, serta memastikan keadilan dan transparansi dalam penilaian.
Membantu dalam proses rekrutmen operator jika dibutuhkan.
Minimum Qualifications
S1 Psikologi, Manajemen SDM, atau bidang terkait
Pengalaman min. 1 tahun di bidang training & development atau HC operasional
Memahami kerangka kompetensi berbasis peran (competency framework)
Mampu membuat modul pelatihan yang aplikatif untuk level operator / blue collar